Buffon Tetap Berkarir sampai Piala Dunia 2018

Buffon Tetap Berkarir sampai Piala Dunia 2018 Penjaga gawang berbakat Gianluigi Buffon pada ajang Piala Konfederasi 2013 berhasil membawa nama tim nasional Italia meraih juara ketiga usai menumbangkan tim nasional Uruguay dengan drama adu pinalti. Dalam penampilannya menjadi seorang penjaga gawang tim nasional Italia saat diajang Piala Konfedeerasi 2013 ini sangatlah bagus, walaupun saat berhadapan dengan Spanyol dalam drama adu pinalti dia tidak bisa membawa tim nasional Italia masuk ke babak final. Setidaknya juara ketiga bukan menjadi sebuah masalah bagi dirinya. Juara ketiga sudah membuat dirinya merasa bangga dan dirinya banyak dipercayai oleh banyak pendukung tim nasional Italia.

Pada saat perebutan juara ketiga dengan timnas Uruguay dalam Piala Konfederasi 2013, Gianluigi Buffon memiliki kepercayaan diri yang tinggi dalam drama adu pinalti dimana dirinya sukses menggagalkan tiga orang penendang dari timnas Uruguay. Kepercayaan dirinya ini akhirnya sukses membawa timnas Italia meraih juara ketiga dan mendapatkan sambutan yang penuh dengan kesenangan dari sang pelatih dan para pendukungnya, bahwa Buffon seorang pahlawan yang berpengalaman tinggi dalam beradu jotos. Dirinya bisa membaca penendang dari para penendang dari pemain Uruguay.

Buffon yang sudah mencapai usia 35 tahun ini ternyata masih dipercayai untuk bermain kebih lama lagi bersama dengan timnas Italia. Dengan penampilannya yang begitu membuat para pendukungnya kagum ini, dia pun berharap akan tetap melabuhi karirnya bersama timnas Italia sampai dengan Piala Dunia 2018. Dalam waktu lima tahun kedepan ini, dia akan menunjukkan dan mempertahankan kemampuannya dalam sebagai seorang penjaga gawang terbaik. Seperti yang dikatakan langsung oleh sang agen Silvano Martina, bahwa kemampuan yang dimiliki Buffon sudah diperkirakan akan mampu bermain sampai umur 40 tahun dan sudah tidak perlu disangsikan lagi.

Melihat perjuangan Buffon begitu semangat dan membuahkan hasil saat berhadapan dengan timnas Italia, itu sudah pantas sekali diacungkan jempol buat dirinya. Hanya saja saat berhadapan dengan timnas Spanyol dalam adu pinalti, nasibnya belum beruntung karena tidak mampu menepis tendangan dari para pemain timnas Spanyol. Kalau saja pemain mereka tidak membuat kesalahan, mereka pasti bisa lolos ke final berjumpa dengan Brasil. Tapi itu semua sudah berlalu, anggap saja ini sebagai pengalaman saat berhadapan dengan Spanyol. Mudah-mudahan jika bertemu lagi, mereka berharap bisa membalaskan dendam mereka.

Kami merekomendasikan Channelbola.net sebagai salah satu Agen Bola Online Terpercaya yang dapat anda akses dengan mudah menggunakan media internet, jadi tunggu apa lagi daftarkan sekarang juga bersama Channelbola.net secara gratis untuk anda yang ingin menikmati game Bola SBOBET,  IBCBET dan beberapa jenis game online lainnya.(LW)